Travelling sambil Belajar Sejarah di Hiroshima

Ketika kita mendengar nama “Hiroshima”, pasti pikiran kita akan terbayang kejadian pada tanggal 6 Agustus 1945 dimana sekutu Amerika pada waktu itu menjatuhkan bom atom ke wilayah ini. Setelah peristiwa penjatuhan bom atom di Hiroshima, beberapa hari setelah kejadian itu, negara Indonesia mengumumkan kemerdakaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Kalau kita menarik kesimpulan dari peristiwa tersebut, sebenarnya ada benang merah dalam hubungan sejarah antara Jepang dan Indonesia. Meskipun kejadian peledakan bom atom di Hiroshima sudah terjadi puluhan tahun lalu, tapi sisa-sisa peninggalan keganasan bom atom masih tersimpan rapih di museum yang terletak di Hiroshima. Kalau kamu tertarik banget untuk belajar sejarah terutama sejarah di luar negeri, admin sangat merekomendasikan untuk berkunjung ke Hiroshima.

Karena admin nggak mau kesiangan pergi ke Hiroshima dari Osaka, malamnya, admin tidur cukup. Biasalah admin kan sering banget tidur larut malam.

Untuk informasi, kalau kalian mau hemat melakukan perjalanan dari Osaka ke Hiroshima, kalian bisa beli JR Pass Osaka ke Hiroshima. Namun, kalau kalian mau beli tiket JR Pass yang sesuai dengan kebutuhan travelling kalian juga nggak masalah. Untuk informasi tiket JR Pass, kalian bisa cari informasinya di website ini https://www.japanrailpass-reservation.net/. Untuk pembelian di Indonesia, kalian bisa beli tiket JR Pass ini di Traveloka (https://www.traveloka.com/en-id/train/japan.jp) atau membeli langsung di agen perjalanan seperti HIS Travel (https://www.his-travel.co.id/jrpass). Oh ya, untuk rekomendasi ini, admin nggak endorse atau promosi apa-apa ya. Kalau kalian mau cari sendiri, itu juga nggak masalah, tapi selalu beli di tempat resmi ya… karena diluar sana banyak yang jual tiket JR Pass palsu dengan harga miring. So, be aware ya guys.

Edisi ke Hiroshima_1

Penampakan tiket JR Pass area Kansai (sudah meliputi Osaka ke Hiroshima). Dengan JR Pass ini, kalian bisa gunakan tiket ini untuk kereta JR dan Shinkansen (kereta cepat) yang menghubungkan area Kansai dan Hiroshima. Gambar map diatas adalah daerah-daerah yang bisa kalian kunjungi yang dicover dengan menggunakan tiket JR Pass ini.
Nggak perlu menunggu lama, Admin berangkat dari stasiun Namba, Osaka ke Stasiun Shin-Osaka. Di Stasiun Shin-Osaka ini memang menjadi transit banyak Shinkansen yang menghubungkan Osaka ke beberapa daerah lainnya di Jepang.

Edisi ke Hiroshima_3

Suasana ketika Admin sedang menunggu Shinkansen Nozomi di Stasiun Shin-Osaka. Karena pada saat itu adalah hari aktif bekerja, jadilah ramai orang yang akan melakukan perjalanan bisnis ke arah Hiroshima maupun ke daerah lain di Jepang.

Tiket JR Pass Admin ini ternyata tiket non-reserved ya guys, jadi Admin nggak bisa dapat tempat duduk langsung 🙂 dan harus dulu-duluan dapat tempat duduk. Kalau kalian mau pesan yang langsung dapat nomor tempat duduk, kalian bisa pesan yang reserved dan itu harganya lebih mahal dari yang non-reserved. Karena Admin nggak dapat tempat duduk, akhirnya Admin pilih posisi ueenak di antara sambungan gerbong. Disitulah Admin berdiri sambil melihat pemandangan indah musim gugur Jepang dari jendela gerbong selama kurang lebih dua jam. Biarpun kaki pegal, tapi sangat worthed buat Admin yang baru pertama kali punya pengalaman naik Shinkansen. Jadi, Admin sangat menikmati perjalanan sampai Hiroshima.

Edisi ke Hiroshima_4

Admin untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Hiroshima. Admin turun di Stasiun Hiroshima dan takjub banget, karena banyak bangunan di Hiroshima masih bergaya Eropa klasik. Dari Stasiun Hiroshima, Admin sempat kebingungan soal akses ke Museum Perdamaian Hiroshima (Hiroshima Peace Memorial Museum), mengingat harus naik bus untuk menuju kesana. Kebingungan Admin akhirnya terjawab ketika Admin menemukan ada halte bus dimana banyak turis antri untuk menuju kesana. Adminpun ikut antri.

Ketika Admin mau turun dari bus, Admin sempat kebingungan soal apakah tiket JR Pass ini juga bisa digunakan untuk bus? Admin seketika melirik ke arah turis disamping Admin yang mengeluarkan tiket JR Pass. Admin ikutan juga keluarin tiket JR Pass Admin buat jaga-jaga mungkin aja dia juga mau tunjukin tiket JR Passnya kan? Ternyata turis itu juga mau ke tempat yang sama kayak Admin mau kunjungi dan dia juga tunjukin tiket JR Pass ke driver bus. Akhirnya…. terjawab sudah kebingungan Admin.

Edisi ke Hiroshima_5

Lokasi disekitar Museum Perdamaian Hiroshima.

Edisi ke Hiroshima_9

Setelah bingung cari akses bus dan tiket JR Pass untuk bus, Admin pikir karena sudah sampai tujuan, okelah everthing was fine!, ternyata tidak semudah itu Ferguso :D. Admin masih nggak tau letak museumnya dimana. Usut punya usut, ternyata museum sedang dalam tahap renovasi. Jujur ya, Admin sudah ikhlas saja nih, perjalanan Admin jauh-jauh harus dibayar dengan ditutupnya museum untuk renovasi. Nggak ditutup loh ternyata! Semua diorama museum dipindahkan ke gedung sebelah gedung utama yang sedang direnovasi. Syukurlah~

Edisi ke Hiroshima_10

Taman Perdamaian Hiroshima. Lokasi ini masih satu lokasi dengan Museum Perdamaian Hiroshima.

Edisi ke Hiroshima_11

Salah satu display Diorama Museum.

Edisi ke Hiroshima_12

Edisi ke Hiroshima_14

Edisi ke Hiroshima_18

Jejak sejarah dahsyatnya ledakan bom atom pada saat itu.

Nggak cuma benda-benda peninggalan korban bom Atom yang didisplay di museum ini. Ada juga foto-foto korban bom Atom yang Admin sendiri nggak tega lihatnya (walaupun foto sudah dibuat hitam putih). Terlalu ironis untuk lihat foto-foto korban bom atom dengan luka disekujur tubuh mereka.

Edisi ke Hiroshima_13

Foto Sadako Sasaki. Sadako Sasaki adalah salah satu korban keganasan bom atom. Dia sempat selamat dari peristiwa bom atom ketika usianya menginjak 2 tahun. Namun, karena dia terpapar radiasi bom atom, dia sempat terkena kanker darah (leukimia). Selama proses penyembuhan kanker, dia sempat dirawat di rumah sakit. Pada usia 12 tahun, Sadako Sasaki menghembuskan nafas terakhir.

Edisi ke Hiroshima_16

Komponen bom atom

Edisi ke Hiroshima_15

Peta lokasi dimana simulasi penjatuhan bom atom pernah dilakukan sebelum dijatuhkan dan diledakkan di wilayah Nagasaki dan Hiroshima.

Edisi ke Hiroshima_17

Setelah kejadian peledakan bom atom di Hiroshima, nyatanya kasus ini nggak cuma berhenti begitu saja. Peta ini menunjukan lokasi dimana adanya ikan tangkapan nelayan yang terpapar radiasi antara bulan Maret sampai Juni 1954. Nggak sangka ya… wilayah tangkapan ikan yang terpapar radiasi sampai ke wilayah negara kita, Indonesia.
Setelah Admin melihat dan membaca seisi informasi di dalam Museum Perdamaian Hiroshima, sebelum makan siang, Admin berjalan menuju taman Perdamaian Hiroshima yang letaknya tidak jauh dari Museum. Admin nilai daun musim gugur Hiroshima cantik banget, tapi sumpah deh… angin musim gugur Hiroshima kencangnya luar biasa. Angin kencang plus cuaca dingin musim gugur bikin badan Admin jadi rada nggak enak dan Admin juga mulai terserang alergi dingin.

Edisi ke Hiroshima_6

Daun-daun dari pohon Ginko Biloba yang berguguran pada saat musim gugur.

Edisi ke Hiroshima_7

Informasi mengenai Taman Perdamaian Hiroshima.

Edisi ke Hiroshima_8

Setelah puas berkeliling taman dan main dengan anjing pengunjung, perut Admin akhirnya mulai keroncongan. Admin dapat rekomendasi makanan khas Hiroshima namanya Okonomiyaki Hiroshima. Okonomiyaki yang biasanya kita tahu terletak di Osaka, cuma bedanya Okonomiyaki Hiroshima ini bahan utamanya mie Jepang Soba. Admin nggak rekomendasiin buat umat Muslim makan Okonomiyaki ini ya, karena mengandung daging babi.

Edisi ke Hiroshima_19

Pohon musim gugur yang Admin ambil fotonya setalah makan siang dari arah restauran dekat Museum Perdamaian. Admin nggak tahu pohon apa ini, tapi yang jelas pohon di musim gugur itu indah banget ye kan?

Edisi ke Hiroshima_22

Sebelum Admin keluar dari wilayah Museum, Admin menyempatkan diri untuk mendoakan arwah para korban jiwa bom atom Hiroshima di depan monumen peringatan yang letaknya ada di taman dekat museum. Monumen Perdamaian Hiroshima ini dibangun untuk menghormati para korban jiwa terdampak bom atom Hiroshima. Banyak turis lokal dan mancanegara berdoa di depan monumen ini.

Edisi ke Hiroshima_20

Masih didekat sekitar kawasan Museum, Admin disuguhkan pemandangan yang bisa mengingatkan Admin pada sejarah bom atom dan keindahan Sungai Motoyasu. Diseberang Sungai Motoyasu terdapat bangunan cagar budaya bekas sisa peninggalan sejarah bom atom Hiroshima. Bangunan itu bernama Atomic Bomb Dome.

Edisi ke Hiroshima_21

Pemandangan sungai Motoyasu dilihat dari Jembatan Aioi.
Hari sudah sangat sore, sayang banget Admin nggak bisa nyebrang ke Pulau Miyajima. Tapi kalau ada waktu ke Jepang lagi, Admin bakal masukin destination list ke Pulau Miyajima. Begitulah penggambaran Hiroshima di musim gugur. Semoga kalian bisa berkunjung ke Hiroshima juga ya!

Terima kasih sudah membaca blog perjalanan ini^^.

Informasi Museum

Museum Perdamaian Hiroshima (Hiroshima Peace Memorial Museum)

Alamat:
1-10 Otemachi, Naka Ward, Hiroshima, 730-0051, Jepang

Harga tiket masuk: Dewasa:

200 yen (berkelompok 30 orang dewasa atau lebih harganya jadi 160 yen).

Pelajar SMA: 100 yen (berkelompok 20 siswa atau lebih: gratis).

Pelajar SMP: Gratis

Jam buka:
8:30 – 18:00 (Maret-Juli)

8:30 -19:00 (Agustus)

8:30 -18:00 (September-November)

8:30 -17:00 (Desember-Februari)

Pintu masuk dibatasi selama 30 menit sebelum waktu tutup.

Website resmi:

http://www.pcf.city.hiroshima.jp/index_e2.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s